Yuk kita mengenal lisensi kepelatihan dalam sepakbola. Kita coba baca artikel ini Jalan Panjang Menjadi Pelatih Sepakbola di Indonesia. Dijelaskan ada empat level lisensi dari mulai tingkatan paling awal sampai tertinggi sebagai berikut:
Lisensi D Nasional PSSI
Lisensi D Nasional PSSI merupakan lisensi kepelatihan sepak bola paling dasar yang pelaksanaannya langsung dilakukan oleh PSSI melalui Asosiasi Sepak Bola Kota (ASKOT) maupun Asosiasi Sepak Bola Provinsi (ASPROV). Punya lisensi ini sudah bisa melatih SSB.
Lisensi C AFC
Setelah minimal 1 tahun sejak mendapatkan Lisensi D, pelatih bisa mengikuti jenjang selanjutnya yaitu kursus Lisensi C AFC yang diselenggarakan langsung oleh Asian Football Confederation (AFC). Selama kurang lebih dua minggu, peserta akan diberi materi mengenai pembinaan tim usia 13 — 18 tahun.
Licensi B AFC
Dua tahun minimal setelah mendapatkan Lisensi C AFC, pelatih bisa mengikuti kursus Lisensi B AFC. Biaya untuk mengikuti kursus Lisensi B AFC berkisar di angka 15 juta rupiah dengan lama waktu kursus sekitar tiga minggu.
Licensi A AFC
Tahap selanjutnya adalah kursus Lisensi A AFC, yang diselenggarakan selama kurang lebih satu bulan. Materinya pemahaman taktik dan strategi yang lebih mendalam ditambah dengan materi manajemen tim dan psikologis pemain. Biaya dalam mengikuti kursus ini berkisar di angka 30 juta rupiah. Pelatih berlisensi A AFC sudah bisa untuk melatih di Liga 1 Indonesia dan bisa mendampingi timnya jika bertanding di Liga Champion Asia.
Lisensi AFC Pro
Lisensi Pro AFC merupakan lisensi pelatih level tertinggi, dalam dunia kependidikan bisa dikatakan seperti prosfesor dalam bidang sepak bola. Untuk mengikuti kursus ini, pelatih harus mempunyai pengalaman melatih di klub top Indonesia serta mendapatkan rekomendasi langsung dari AFC. Selain itu perlu dukungan dana yang cukup, mengingat biaya untuk mengikuti kursus Lisensi Pro AFC berkisar dia angka 300 juta rupiah.